Kebakaran Kilang Pertamina Dumai, Petunjuk Penting Ditemukan Polisi

PEKANBARU (KALSEL.NET.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau sedang berupaya keras untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di kilang minyak Pertamina Dumai. Tim gabungan dari Ditreskrimum, Bidlabfor, dan Polres Dumai telah turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, menjelaskan bahwa sebelum melakukan olah TKP, pihaknya terlebih dahulu mendengarkan penjelasan teknis dari pihak Pertamina. Setelah itu, tim bersama-sama mendatangi lokasi kebakaran untuk memulai proses penyelidikan.

“Tim Labfor bersama Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Dumai sudah menerima paparan dari tim Pertamina, lalu melakukan pengecekan ke TKP. Saat ini, penyelidikan masih terus berjalan,” ujar Anom, Sabtu (4/10/2025).

Menurut Anom, penyelidikan menemukan beberapa hal penting. Beberapa sampel dari lokasi kejadian sudah diambil, termasuk titik awal api yang kini berhasil diketahui. Meski begitu, ia belum bisa membeberkan detail hasil temuan tersebut.

“Masih harus diperiksa dan dianalisa lebih lanjut. Belum bisa disimpulkan,” jelasnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di area Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB. Api berhasil dipadamkan lebih dari tiga jam kemudian berkat kesigapan tim pemadam internal. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Proses Penyelidikan yang Dilakukan

Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menyelidiki kebakaran tersebut:

  • Pemeriksaan Lokasi Kejadian

    Tim gabungan dari berbagai satuan kerja polisi telah melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kebakaran. Mereka mencari bukti-bukti yang dapat membantu mengidentifikasi penyebab kejadian.

  • Pengambilan Sampel

    Dalam proses penyelidikan, beberapa sampel dari lokasi kejadian telah diambil. Sampel-sampel ini akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan apakah ada unsur kecelakaan atau tindakan sabotase.

  • Koordinasi dengan Pihak Pertamina

    Sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian terlebih dahulu meminta penjelasan teknis dari pihak Pertamina. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang kondisi kilang sebelum kejadian.

  • Analisis Data dan Bukti

    Setelah semua data dan bukti terkumpul, tim penyelidik akan melakukan analisis untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Proses ini membutuhkan waktu karena memerlukan persiapan dan pengujian laboratorium.

Peran Tim Pemadam Kebakaran

Tim pemadam kebakaran internal dari Pertamina Dumai berperan penting dalam memadamkan api. Mereka bekerja cepat dan sigap sehingga api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari tiga jam. Tidak adanya korban jiwa menjadi bukti bahwa tindakan mereka sangat efektif.

Kondisi Kilang Minyak

Setelah kebakaran, kilang minyak tersebut kembali dalam kondisi stabil. Namun, proses pemeriksaan dan evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan serius yang dapat memengaruhi operasional kilang.

Langkah-Langkah Pencegahan

Selain proses penyelidikan, pihak Pertamina juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan dan kebakaran di kilang. Tujuannya adalah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Dengan upaya maksimal dari berbagai pihak, diharapkan penyebab kebakaran dapat segera diungkap dan tindakan pencegahan dapat diambil secara efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *